Kucari Kamu....
Lebaran ya, sebentar lagi ramadhan usai. Tak kurang dari 6 hari lagi puasa wajib yang harus dilakukan bagi golongan Muhammadiyah (mungkin) dan 7 hari lagi bagi golongan pemerintah. Berarti sudah memasuki 10 malam terakhir yang artinya adalah malam Lailatul Qadar. Malam Lailatul Qadar, menurut pendengaranku, lebih beragam lagi suara dari masjid-masjid yang jamaahnya sedang tadarusan. Banyak orang mencari malam Lailatul Qadar dengan ber-I'tikaf di masjid. Tidak sedikit orang-orang yang "merapelkan" membaca Al-Quran hanya pada 10 malam terakhir di Ramadhan saja.
Dalam setiap malam...
Dalam bayang masa suram...
Ah, tapi aku sendiri masih bingung. Haruskah aku mencari? Karena kenyataannya hatiku masih belum terlalu tulus untuk mencari malam Lailatul Qadar itu. Aku masih belum sanggup untuk membaca Al-Quran berjuz-juz hanya dalam satu malam. Bukankah lebih baik rutin walaupun hanya sedikit? Tapi lebih bagus lagi rutin dan banyak, bukan?. Malam Lailatul Qadar, aku malah menjadi lebih sering berada di jalanan pada 10 malam terakhir ini. Ah, semoga saja aku bisa menemukan Malam Lailatul Qadar, walaupun di jalan raya. Semoga saja. Heheh.
Kucari Kamu...
Kurang dari 10 hari lagi. Entah aku harus sedih karena bulan yang penuh kemenangan ini akan lewat. Atau aku harus senang karena aku sudah tak harus menahan haus dan lapar di siang hari karena berpuasa. Ah, yang pasti ramadhan pasti akan segera berlalu. Dan tahun depan semoga masih bisa bertemu lagi. Dengan iman yang lebih mantap.
Dalam setiap langkah...
Dalam ragu yang membisu...
Lebaran, lebaran sebentar lagi. Aku ragu dengan kesiapan ku menghadapi Idul Fitri. Apakah aku bisa menjadi suci kembali? Iya, seperti yang dulu selalu diberi tahu oleh Ustadz di pesantren kilat. Dengan keadaan aku menghadapi shaum saja masih banyak mengeluh. Masih ngomel. Masih balas dendam ketika adzan magrib terdengar. Pantaskah jika aku kembali suci di Idul Fitri?
Aku cari Kamu...
Dalam setiap ruang...
Tapi setidaknya aku siap untuk mengirimi ucapan-ucapan berisi permohonan maaf dan ucapan selamat Idul Fitri kepada kawan-kawan melalui SMS ataupun MMS. Iya, aku siap hal itu. Aku selalu siap merangkai kata-kata yang indah. Baik itu berupa pantun, puisi atau hanya ucapan biasa. Bahkan, melalui facebook, aku tak pernah lupa untuk men-tag teman-teman di gambar-gambar yang lucu dan unik yang masih bertema lebaran. Minal Aidzin yaaaa.. Begitu lah kurang lebih isinya.
Seperti aku yang menunggu...
...kabar dari angin malam...
Iya, aku akan terus mencari. Tentang apa yang harus aku pelajari untuk melaksanakan apa yang harus dilakukan, apa yang tidak harus dilakukan, dan apa yang tidak boleh dilakukan.
Aku cari Kamu...
Di setiap malam yang panjang...
Ramadhan, pertemukan lah lagi aku denganmu tahun depan. Aku akan lebih siap lagi dalam menjalani hari-hari di bulanmu. Lebih tulus lagi. Agar aku bisa mencapai Lailatul Qadar apabila tahun ini aku tak mendapatkannya. Datanglah lagi, Ramadhan. Agar aku belajar untuk lebih pantas lagi mendapatkan kesucian di hari raya.
Aku cari Kamu...
Kutemui Kau tiada...
Aku cari Kamu...
Disetiap bayang Kau tersenyum...
Aku cari Kamu...
Kutemui kau berubah...
Gang Asem, 12 Agustus 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar