![]() |
| Mari berdialog! Ciptakan pertanyaan! |
20130114
20130105
Embuh
Dan yang aku nikmati pagi ini adalah jari-jarinya yang lembut yang menggerakkan pena gambar di atas plastik yang baru saja kosong. Butir-butir pasir putih di kakinya.
“Sudahlah jangan kau gambari terus gelas plastik itu.” ujarku sambil memainkan kaki di buih-buih ombak.
“Habiskan saja dulu kopi di gelasmu itu. Ingin aku lukis juga gelas plastikmu.” tanpa mengalihkan pandangan matanya dari gelas di tangannya.
“Untuk apa?”
“Aku hanya ingin pada nantinya ketika aku melihat gelas-gelas ini, aku bisa mengingat bahwa kita pernah duduk berdua di sini. Memandang langit biru dengan awan bergelombang di batasnya. Menghirup bau ombak yang saling bersaut satu sama lain.”
“Menciptakan kenangan. Begitu maksudmu?”
“Mungkin. Tapi aku hanya menggambar saja. Tak lebih.”
“Plin-plan!” aku berdiri, kemudian berlari membasahi kakiku dengan air laut.
Pagi itu bau matahari bercampur bau ombak yang berisik bercampur. Menciptakan bau harum yang dapat aku ingat jelas ketika aku melihat gelas-gelas plastik yang dia gambar pada hari-hari berikutnya. Hari-hari ketika kenangan sudah tak bisa lagi diciptakan.
“Sudahlah jangan kau gambari terus gelas plastik itu.” ujarku sambil memainkan kaki di buih-buih ombak.
“Habiskan saja dulu kopi di gelasmu itu. Ingin aku lukis juga gelas plastikmu.” tanpa mengalihkan pandangan matanya dari gelas di tangannya.
“Untuk apa?”
“Aku hanya ingin pada nantinya ketika aku melihat gelas-gelas ini, aku bisa mengingat bahwa kita pernah duduk berdua di sini. Memandang langit biru dengan awan bergelombang di batasnya. Menghirup bau ombak yang saling bersaut satu sama lain.”
“Menciptakan kenangan. Begitu maksudmu?”
“Mungkin. Tapi aku hanya menggambar saja. Tak lebih.”
“Plin-plan!” aku berdiri, kemudian berlari membasahi kakiku dengan air laut.
Pagi itu bau matahari bercampur bau ombak yang berisik bercampur. Menciptakan bau harum yang dapat aku ingat jelas ketika aku melihat gelas-gelas plastik yang dia gambar pada hari-hari berikutnya. Hari-hari ketika kenangan sudah tak bisa lagi diciptakan.
Langganan:
Postingan (Atom)
