Tampilkan postingan dengan label Fisika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Fisika. Tampilkan semua postingan

20130628

Kekuatan Super: Butterfly Effect


organized chaos

Beberapa orang setuju jika kekuatan jumper (teleportation) yang dikisahkan melalui film Jumper adalah kekuatan yang paling menguntungkan dibandingkan dengan kekuatan-kekuatan super lainnya. Namun ada yang lebih menarik perhatian mengenai kekuatan super yang (mungkin hanya) dimiliki oleh manusia-manusia di dalam skenario film. Dapat dibayangkan jika ada manusia yang menguasai teori chaos dan dapat mempraktekannya dengan tepat di dunia nyata. Teori chaos atau dikenal juga dengan nama Butterfly Effect. Dengan berdasarkan pada konsep yang dikisahkan pada film Butterfly Effect, kekuatan itu benar-benar menakjubkan (tentunya diluar maksud sesungguhnya dari film tersebut). Dengan hanya mengendalikan pikiran (yang artinya tidak perlu kembali ke masa lalu), seorang pengguna butterfly effect bisa mengubah nasibnya. Berkali-kali, dengan resiko yang sangat kecil. Kecuali si pengguna menyatakan dirinya meninggal di masa lalu. 

Teori chaos pertama kali diperkenalkan oleh seorang ahli matematika dan metereologi dari United States. Teori ini diungkapkan oleh Edward Norton Lorenz (1978-2008) pada tahun 1961 yang pada awal pemikirannya adalah efek yang dihasilkan satu kepakan seekor burung camar laut dapat merubah cuaca untuk selamanya. Yang pada akhirnya dihaluskan menjadi satu kepakan sayap kupu-kupu di Brazil bisa membuat tornado di Texas di masa depan. Yang akhirnya teori chaos ini lebih dikenal dengan Butterfly Effect. Butterfly effect ini pada awalnya digunakan untuk ilmu matematika dan fisika quantum. Namun saat ini berbagai bidang telah menerapkan teori ini karena teori ini mendukung teori yang berada pada bidang selain matematika dan fisika. Sebut saja imu psikologi, hukum, atau sosial. Karena secara sederhana, teori butterfly effect ini mengungkapkan bahwa hal sekecil apapun yang dilakukan saat ini akan mampu membuat perubahan besar dikemudian hari. Atau suatu kejadian yang besar saat ini dikarenakan suatu hal kecil yang dilakukan pada masa lalu. Yang artinya satu hal kecil tidak dapat diabaikan dalam kehidupan ini.

Bayangkan ketika butterfly effect ini menjadi suatu kekuatan super yang dikawinkan dengan kemampuan kembali ke masa lalu tanpa perlu menggunakan mesin waktu. Artinya hanya menggunakan kekuatan pikiran. Cukup dengan merubah hal kecil saja bisa merubah kehidupan saat ini. Bahkan hanya dengan merubah kalimat yang telah diucapkan. Perubahannya akan begitu besar. Contoh sederhananya mungkin mengenai cinta, sebut saja seorang pria bernama W memiliki kemampuan mengatur butterfly effect. W mencintai seorang perempuan bernama V, namun W tidak memeliki keberanian di masa lalu untuk mengungkapkannya. Saat ini W merasa sangat terpuruk karena tidak memiliki V. Dan dia yakin apabila memiliki V, kehidupannya akan berubah drastis menjadi lebih baik. Dengan kekuatan pikirannya, W kembali ke masa saat W pertama kali mengenal V. Tanpa canggung W berani mengatakan bahwa W mencintai V. W berani mengatakannya karena hal itu hanya terjadi di alam pikirannya. Namun akan sangat berpengaruh di kehidupan nyata. Akhirnya V menerima W dan mereka berdua saling memiliki. Pada saat ini, kehidupan W memang berubah sangat drastis dengan V berada di sampingnya. Maka W telah berhasil menggunakan kekuatan butterfly effect untuk merubah kehidupannya dengan kembali ke masa lalu menggunakan alam pikirannya. 

Namun tentunya efek yang terjadi karena merubah masa lalu tidak terjadi sesederhana itu, pasti ada hal lain yang berubah ke arah negatif. Yang artinya, perubahan kecil di masa lalu memang akan menimbulkan efek yang sangat besar dikemudian hari. Sebut saja misalnya W yang saat ini telah bersama V kehilangan sahabat baiknya ketika W tidak bersama V. Karena di perjalanan kisahnya yang tidak dia gambarkan di pikirannya, V telah membatasi kehidupan liar W. Memang selalu ada yang dikorbankan untuk mendapatkan sesuatu yang besar. 

Teori ini memang sangatlah hebat. Tak perlu khawatir tentang keterpurukan. Tinggal memejamkan mata untuk masuk ke alam bawah sadar dan membangkitkannya, kemudian menggali ingatan dan merubahnya sesuai keinginan. Dahsyat bukan? Tapi apa yang akan terjadi ketika terlalu sering menggunakan kekuatan tersebut? Tentunya akan membuat gila penggunanya. Karena apa yang didapatkan pasti ada yang harus dibuang atau ditinggalkan atau bahkan terpaksa dihilangkan. Yang akhirnya akan mengakibatkan de javu secara berlebihan. De javu secara berlebihan akan mempengaruhi pikiran ke arah kehidupan nyata atau hanya mimpi saja. Akhirnya bingung tentang apa yang terjadi sebenarnya atau hanya merupakan sebuah imajinasi saja. Efeknya adalah tidak teraturnya pola pikir si pengguna kekuatan tersebut karena bingung dan akhirnya gila.

Kekuatan yang sangat hebat bukan? Manfaatnya sangat luar biasa. Tapi jika berlebihan akan terjadi chaos (kekacauan) bagi si penggunanya. Ah, semua hal pun bila dilakukan berlebihan memang tidak baik. Namun hal kecil apapun memang harusnya tidak boleh dianggap enteng. Butterfly effect, efek abstrak yang mengagumkan. Sebuah seni kekacauan yang begitu indah. 

Pertanyaannya, apakah ada manusia canggih di dunia nyata ini yang mampu mengendalikan pikirannya untuk mencapai kekuatan butterfly effect?  Mungkin ada, yaitu manusia-manusia yang mampu memanfaatkan hal-hal kecil menjadi luar biasa. Iya, manusia-manusia yang mampu melihat dan memanfaatkan kesempatan ketika manusia lainnya tidak. :D


sumber gambar: http://liesma.deviantart.com/art/organized-chaos-160240663 

20100521

10 kesalahan science yang kita dapat dari sekolah

Ada beberapa kesalahapahaman dalam implementasi ilmu pengetahuan di publik yang perlu untuk dikoreksi kebenarannya. Berikut ada kira2 10 miskonsepsi ttg science yang beredar di masyarakat, enjoy
Oh iah, untuk para pelajar SMA, postingan ini bisa dijadikan alasan hebat kalian ketika mematahkan teori dari guru Biologi, Fisika, Kimia ...hehehehe (pengalaman) ..

1. Water IS blue, not just because of the sky

(air bewarna biru tidak dikarenakan hanya refleksi dari langit)

Banyak yang percaya bahwa danau dan laut berwarna biru "Hanya" karena mereka merefleksikan langit biru. Sebenarnya air tampak biru karena mereka benar2 biru; molekul air meng-absorbsi/menyerap cahaya, dan mereka menyerap frekuensi warna merah lebih banyak dibandingkan frekuensi biru, sehingga frekuensi biru tampak dipermukaan. Efek nya kecil, jadi warna biru menjadi terlihat lebih jelas saat mengamati layer air yang cukup padat atau dalam. Di air asin atau mata air mineral, warna dari peluruhan mineral dapat terlihat.

Perefleksian warna langit juga memberikan peran untuk warna biru lautan, tetapi hanya saat permukaan air yang sangat tenang dan hanya saat air diamati dengan kesudutan yang kecil sekitar 10 derajat.

2. Electricity does NOT travel at the speed of light
(Electrik/listrik tidak bergerak pada keceptan cahaya.)

Banyak buku pelajaran mengklaim bahwa electricity (elektron) berjalan melalui arus kabel pada kecepatan cahaya. Faktanya adalah energi dari elektrik lah yang mengalir secara cepat (yang tetap lebih lambat dari kecepatan cahaya). Elektron, yang mempunyai massa, dapat bergerak pada kecepatan cahaya dengan menggunakan teori relativitas. Kecepatan dari muatan listrik dalam arus elektrik sangat lambat, sekitar beberapa centimeter per jam. Di tempat dimana arus elektrik dapat terlihat, seperti di dalam electrophoresis, pergerakan lambat dari pembawa muatan dapat dilihat langsung.

3. Seasons are NOT the same length
(Musim diak mempunyai periode waktu yang sama)

Dikarenakan bumi bergerak cepat di orbitnya saat mendekati matahari, musim panas di bagian selatan bumi / musim dingin di bagian utara bumi adalah musim terpendek waktunya, dengan musim panas di utara atau musim dingin di selatan terlama. Tetapi, perbedaan nya hanya terasa beberapa hari saja, sementara di Mars dengan orbitnya yang eksentric, perbedaannya terasa besar.

4. You WON'T get a cold just from low temperature
(Engkau tidak akan mendapatkan Flu hanya karena udara dingin)

"Virus Flu"

Telah menjadi miskonsepsi yang meluas di publik bahwa flu biasa dapat disebabkan oleh cuaca dingin. Di realitasnya, flu biasa disebabkan oleh virus dan tidak ada hubungan nya dengan temperatur yang rendah / dingin.

5. Saturn is NOT the only planet with rings
(Saturnus bukan satu-satunya planet yang mempunyai cincin)

Jupiter, Uranus, dan Neptunus juga mempunyai cincin disekitar nya, meski cincin yang berada di Saturnus adalah yang paling jelas dan mudah dilihat.

6. Meteors are NOT hot when they land on Earth
(Meteor tidak panas ketika mendarat di bumi)

Saat meteor mendarat di bumi, biasanya meteor tsb tidak panas seperti kebanyakan meteor di film Hollywood. Biasanya hanya hangat. Kecepatan meteor cukup untuk melumerkan permukaan terluarnya, tetapi material yang lumer dengan cepat terpisah, dan interior dari meteor tidak mempunyai waktu untuk memanas karena batu merupakan konduktor panas yang buruk.

7. Clouds do NOT form because of the air's temperature

(Awan tidak terbentuk karena pengaruh temperatur udara.)

Merupakan pengetahuan yang salah bahwa awan terbentuk karena udara dingin "menampung" lebih sedikit uap air dari udara hangat. Udara tidak mempunyai kapasitas untuk menampung uap air. Hanya temperatur dari air sendiri (dan sekitarnya) yang menyebabkan kelembapan, proses kondensasi, dan kemudian pembentukan awan.

8. People DID know earth was not flat before Columbus
(Orang-orang sudah tau bumi itu tidak datar sebelum Columbus)

Beberapa percaya bahwa Christopher Columbus mempunyai kesusahan dalam menerima dukungan karena orang-orang eropa percaya bahwa bumi itu datar. Faktanya, para pelaut dan navigator pada saat itu tahu bahwa bumi itu bulat, tetapi (pengetahuan benar) tidak setuju dengan estimasi dari Columbus mengenai jarak ke India. Jika Amerika tidak ada, dan Columbus meneruskan perjalannya ke India yang sebenarnya, dia tidak akan dapat bertahan lama untuk mencapainya.

9. The Great Wall of China is NOT particularly visible from space
(Tembok Besar China tidak terlihat dari ruang angkasa)

Pada saat di orbit yang rendah, Tembok Besar China dapat dilihat dari luar angkasa tetapi tidak seunik dari yang digembor2kan. Dari orbit bumi yang rendah, banyak objek artifisial dapat terlihat di bumi, tidak hanya Tembok Besar China. Jalan raya, kapal di lautan, bendungan, rel kereta api, kota, persawahan, dan beberapa gedung.

Seperti yang telah diklaim bahwa Tembok Besar China adalah objek buatan manusia yang terlihat di Bulan, Astronot Apollo telah melaporkan bahwa mereka tidak melihat objek buatan manusia apa-pun dari bulan.

10. There is NO "dark side" of the Moon

(Tidak ada sisi gelap (yang selalu gelap) dari bulan)

Bulan dalam orbit sinkronis (synchronous orbit) -- ini berarti, bulan menmbutuhkan waktu yang tepat sama untuk berotasi satu kali terhadap sumbunya dengan satu kali orbit terhadap bumi. Jadi bulan mempunyai sisi jauh/belakang/gelap/luar, karena selalu memberikan bagian permukaan yang sama ke bumi ketika berotasi. Saat bulan diperkirakan berada di antara Matahari dan Bumi, itu dalah waktu "siang" di bagian sisi jauh/luar/belakang bulan dan waktu malam untuk sisi bagian yang menghadap ke bumi. Saat Bumi di antara matahari dan Bulan, bagian yang jauh mengalami waktu "malam" dan "waktu siang" untuk bagian yang menghadap bumi.

Sumber: segala sumber yang saya temukan... :D

yap.. selesai.. Semoga dengan membaca postingan saya sampai selesai, para pembaca dapat membenarkan kesalahan-kesalahan yang belum diketahui.
Apabila para pembaca merasa postingan ini bermanfaat, sebarkan lagi ke teman-teman anda..
Alangkah baiknya apabila para pembaca meninggalkan komentar..
The end, thanks for coming.

20091104

PELANGI

Semuanya pasti pernah lihat pelangi kan?? Nah, bagaimana sebenarnya mekanisme terjadinya pelangi?? Berikut akan saya uraikan sedikit mengenai mekanisme terjadi Pelangi berdasarkan apa yang saya ketahui..

Bagaimana Mekanisme Terjadinya Pelangi?
Pelangi merupakan cahaya putih matahari yang terdispersi oleh titik-titik air hujan, pelangi terlihat saat hujan turun dihadapan kita, tapi posisi matahari di belakang kita. Cahaya mengalami pembiasan dan penguraian (dispersi), penguraian ini terjadi karena setiap masing-masing warna memiliki indeks bias berbeda. Sehungga spektrum warna kemudian sinar yang membentuk spektrum warna dipantulkan keluar dan tetesan hujan dengan sudut yang berbeda-beda seperti pada prisma dan letak matahari, mata kita, serta tetesan air hujan berada pada satu garis lurus. Matahri harus berada di sisi barat atau timur.

Mengapa Pelangi Berbentuk Setengah Lingkaran?
Kita melihat pelangi berbentuk melengkung atau setengah lingkaran, sebenarnya bentuk dari pelangi adalah lingkaran penuh karena mengikuti bentuk bumi (lingkaran). Contohnya adalah apabila kita mengamati atau melihat pelangi dari atas hujan (di pesawat terbang), maka yang akan terlihat adalah pelangi dengan bentuk lingkaran. Namun, karena terhalang oleh horison bumi dan benda yang lain (misalnya gedung, gunung, bukit), akibatnya memberikan efek bahwa pelangi tampak membentuk setengah lingkaran.

Bagaimana dengan Pola Pelangi pada Ceceran Minyak di Atas Air?
Ketika cahaya yang memiliki campuran berbagai panjang gelombang (cahaya polikromatis, misalnya cahaya putih sinar matahari ) mengenai ceceran minyak di atas air (lapisan tipis) maka panjang gelombang berbeda mengalami interferensi konstruktif pada tempat-tempat yang berbeda pada ceceran minyak di atas air (karena ketebalan jajaran minyak di atas air berbeda). Hal ini menyebabkan terjadinya pemisahan warna-warna dari cahaya putih matahari(pelangi).


Dan di bawah ini adalah jawaban dari pertanyaan mengapa matahari terlihat lebih besar ketika sore hari. Berikut jawaban singkatnya:
secara pemikiran sederhana matahari terlihat lebih besar ketika di ufuk karena posisinya matahari lebih dekat ketika berada di ufuk lebih dekat atau terlihat lebih dekat. karena dalam kenyataannya ketika anda melihat ke langit pada saat cerah di daerah lapang . . . anda akan melihat bahwa semakin ke tengah maka spektrum warna langit terlihat semakin biru yang berarti semakin jauh..... karena dalam ilmu pengetahuan terdapat pernyataan bahwa bumi tidak benar2 bulat akibat rotasi di porosnya yang berarti akan semakin rendah permukaannya di daerah khatulistiwa . . .
jadi kesimpulannya,., semakin siang maka matahari akan terlihat kecil karena posisinya lebih jauh dan akan terlihat besar pada ufuk karena posisinya lebih dekat..........


Apabila ada yang tidak dimengerti, anda bisa PM saya.