Semuanya pasti pernah lihat pelangi kan?? Nah, bagaimana sebenarnya mekanisme terjadinya pelangi?? Berikut akan saya uraikan sedikit mengenai mekanisme terjadi Pelangi berdasarkan apa yang saya ketahui..
Bagaimana Mekanisme Terjadinya Pelangi?
Pelangi merupakan cahaya putih matahari yang terdispersi oleh titik-titik air hujan, pelangi terlihat saat hujan turun dihadapan kita, tapi posisi matahari di belakang kita. Cahaya mengalami pembiasan dan penguraian (dispersi), penguraian ini terjadi karena setiap masing-masing warna memiliki indeks bias berbeda. Sehungga spektrum warna kemudian sinar yang membentuk spektrum warna dipantulkan keluar dan tetesan hujan dengan sudut yang berbeda-beda seperti pada prisma dan letak matahari, mata kita, serta tetesan air hujan berada pada satu garis lurus. Matahri harus berada di sisi barat atau timur.
Mengapa Pelangi Berbentuk Setengah Lingkaran?
Kita melihat pelangi berbentuk melengkung atau setengah lingkaran, sebenarnya bentuk dari pelangi adalah lingkaran penuh karena mengikuti bentuk bumi (lingkaran). Contohnya adalah apabila kita mengamati atau melihat pelangi dari atas hujan (di pesawat terbang), maka yang akan terlihat adalah pelangi dengan bentuk lingkaran. Namun, karena terhalang oleh horison bumi dan benda yang lain (misalnya gedung, gunung, bukit), akibatnya memberikan efek bahwa pelangi tampak membentuk setengah lingkaran.
Bagaimana dengan Pola Pelangi pada Ceceran Minyak di Atas Air?
Ketika cahaya yang memiliki campuran berbagai panjang gelombang (cahaya polikromatis, misalnya cahaya putih sinar matahari ) mengenai ceceran minyak di atas air (lapisan tipis) maka panjang gelombang berbeda mengalami interferensi konstruktif pada tempat-tempat yang berbeda pada ceceran minyak di atas air (karena ketebalan jajaran minyak di atas air berbeda). Hal ini menyebabkan terjadinya pemisahan warna-warna dari cahaya putih matahari(pelangi).
Bagaimana Mekanisme Terjadinya Pelangi?
Pelangi merupakan cahaya putih matahari yang terdispersi oleh titik-titik air hujan, pelangi terlihat saat hujan turun dihadapan kita, tapi posisi matahari di belakang kita. Cahaya mengalami pembiasan dan penguraian (dispersi), penguraian ini terjadi karena setiap masing-masing warna memiliki indeks bias berbeda. Sehungga spektrum warna kemudian sinar yang membentuk spektrum warna dipantulkan keluar dan tetesan hujan dengan sudut yang berbeda-beda seperti pada prisma dan letak matahari, mata kita, serta tetesan air hujan berada pada satu garis lurus. Matahri harus berada di sisi barat atau timur.
Mengapa Pelangi Berbentuk Setengah Lingkaran?
Kita melihat pelangi berbentuk melengkung atau setengah lingkaran, sebenarnya bentuk dari pelangi adalah lingkaran penuh karena mengikuti bentuk bumi (lingkaran). Contohnya adalah apabila kita mengamati atau melihat pelangi dari atas hujan (di pesawat terbang), maka yang akan terlihat adalah pelangi dengan bentuk lingkaran. Namun, karena terhalang oleh horison bumi dan benda yang lain (misalnya gedung, gunung, bukit), akibatnya memberikan efek bahwa pelangi tampak membentuk setengah lingkaran.
Bagaimana dengan Pola Pelangi pada Ceceran Minyak di Atas Air?
Ketika cahaya yang memiliki campuran berbagai panjang gelombang (cahaya polikromatis, misalnya cahaya putih sinar matahari ) mengenai ceceran minyak di atas air (lapisan tipis) maka panjang gelombang berbeda mengalami interferensi konstruktif pada tempat-tempat yang berbeda pada ceceran minyak di atas air (karena ketebalan jajaran minyak di atas air berbeda). Hal ini menyebabkan terjadinya pemisahan warna-warna dari cahaya putih matahari(pelangi).
Dan di bawah ini adalah jawaban dari pertanyaan mengapa matahari terlihat lebih besar ketika sore hari. Berikut jawaban singkatnya:
secara pemikiran sederhana matahari terlihat lebih besar ketika di ufuk karena posisinya matahari lebih dekat ketika berada di ufuk lebih dekat atau terlihat lebih dekat. karena dalam kenyataannya ketika anda melihat ke langit pada saat cerah di daerah lapang . . . anda akan melihat bahwa semakin ke tengah maka spektrum warna langit terlihat semakin biru yang berarti semakin jauh..... karena dalam ilmu pengetahuan terdapat pernyataan bahwa bumi tidak benar2 bulat akibat rotasi di porosnya yang berarti akan semakin rendah permukaannya di daerah khatulistiwa . . .
jadi kesimpulannya,., semakin siang maka matahari akan terlihat kecil karena posisinya lebih jauh dan akan terlihat besar pada ufuk karena posisinya lebih dekat..........
Apabila ada yang tidak dimengerti, anda bisa PM saya.
hmmm.... paknur ya?, sayangnya, meskipun saya tau teorinya, saya ga mudeng hitung2annya, ckckck.... :(
BalasHapus