21 Februari 2010 adalah hari yang paling membuat saya stress dan bingung selama hidup. Hari itu ketika dihadapkan dengan lembar soal tes yang cukup sulit. Saya sangat optimis untuk gagal pada saat selesai mengerjakan soal. Namu alhamdulillah, 27 Februari 2010, stress tersebut terbayar dengan pengumuman lolosnya saya pada tahap pertama. Mudah-mudahan dapat lolos di tahap kedua.
Benar-benar tidak percaya bahwa saya dapat lolos. Alhadulillah, ini semua pemberian dari Alloh SWT. Ibu saya selalu mengatakan, jangan menggunakan kekuatan kita sebagai manusia untuk apapun, mintalah bantuan dengan kekuatan Alloh SWT. Itu semua terbukti. Alhamdulillah.
Selanjutnya, tinggal melunasi janji saya. Terima Kasih ya Alloh. Terima Kasih Ibu. Terima Kasih Bapak. Terima Kasih Teteh. Terima Kasih Sobat terbaikku. Terima Kasih teman-teman.
26 Februari 2010, pukul 21.39.
Jogja menanti..
20100227
20100225
Temukan Rumus Angka Piramida, Remaja RI Disorot Media Jerman
Berlin - Seorang remaja Indonesia Ibrahim Handoko (15) mencuri perhatian media-media di Jerman. Ibrahim berhasil memformulasikan persamaan untuk menyelesaikan perhitungan angka piramida dengan jumlah tidak terbatas.
Ibrahim, remaja santun yang juga aktif di berbagai kegiatan masjid ini mengundang decak kagum dari para pengajarnya di Jerman.
Seperti yang dilansir dari situs berita jerman www.derwesten.de, Kamis (25/2/2010) guru matematika dan pembimbing Ibrahim, Michael Wallau mengatakan muridnya adalah seorang yang luar biasa.
“Ini adalah temuan yang luar biasa bagi seorang remaja berusia 15 tahun, terlebih lagi ia menyelesaikan persamaan ini hanya disela-sela waktu luangnya,“ ujar Wallau pada derwesten.de.
Pada awalnya, Ibrahim hanya berniat membantu adik perempuannya menyelesaikan tugas sekolah tentang piramida. Persoalan ini pada intinya adalah menghitung jumlah angka pada elemen teratas suatu piramida.
Biasanya, persoalan ini diselesaikan dengan cara menjumlahkan satu persatu angka di setiap elemen penyusun paramida sehingga ditemukan jumlah total dalam piramida tersebut. Dengan rumus temuan Ibrahim, persoalan ini bisa diselesaikan dengan cepat dan tepat tanpa harus menghitung satu persatu.
Berkat penemuannya ini, Ibrahim menjadi salah satu nominasi peneliti remaja terbaik tahun 2010 di Jerman. Selain itu, putra pasangan Bapak Budi Handoko dan Ibu Nuningsih ini, juga terpilih sebagai matematikawan terbaik dan berhak mewakili distriknya dalam olimpiade matematika di tingkat negara bagian.
http://www.detiknews.com/read/2010/...rman?991101605
Ibrahim, remaja santun yang juga aktif di berbagai kegiatan masjid ini mengundang decak kagum dari para pengajarnya di Jerman.
Seperti yang dilansir dari situs berita jerman www.derwesten.de, Kamis (25/2/2010) guru matematika dan pembimbing Ibrahim, Michael Wallau mengatakan muridnya adalah seorang yang luar biasa.
“Ini adalah temuan yang luar biasa bagi seorang remaja berusia 15 tahun, terlebih lagi ia menyelesaikan persamaan ini hanya disela-sela waktu luangnya,“ ujar Wallau pada derwesten.de.
Pada awalnya, Ibrahim hanya berniat membantu adik perempuannya menyelesaikan tugas sekolah tentang piramida. Persoalan ini pada intinya adalah menghitung jumlah angka pada elemen teratas suatu piramida.
Biasanya, persoalan ini diselesaikan dengan cara menjumlahkan satu persatu angka di setiap elemen penyusun paramida sehingga ditemukan jumlah total dalam piramida tersebut. Dengan rumus temuan Ibrahim, persoalan ini bisa diselesaikan dengan cepat dan tepat tanpa harus menghitung satu persatu.
Berkat penemuannya ini, Ibrahim menjadi salah satu nominasi peneliti remaja terbaik tahun 2010 di Jerman. Selain itu, putra pasangan Bapak Budi Handoko dan Ibu Nuningsih ini, juga terpilih sebagai matematikawan terbaik dan berhak mewakili distriknya dalam olimpiade matematika di tingkat negara bagian.
http://www.detiknews.com/read/2010/...rman?991101605
20100216
Penjelasan Elemen Logo Menyusul
Banner sekaligus logo pertama untuk upsmysoul.blogspot.com. Terkesan memaksa memang. Tapi tidak ada sesuatu yang langsung sempurna. Semoga menjadi awal yang baik.
Perlahan tapi pasti. Akan berusaha terus hingga mencapai yang terbaik.
Penjelasan lebih rinci menyusul. Saya akan bertemu dengan seorang sahabat terlebih dahulu.
Penjelasan unsur-unsur logo dapat dilihat pukul 22.00 WIB hari ini.
Terima Kasih
20100213
Lihat dan Perhatikan !!
20100212
Selamat Datang Lembaga Sensor Internet Indonesia
Untuk para pembaca, dihimbau untuk membaca seluruh isinya terlebih dahulu. Setelah itu silahkan anda untuk berpendapat. Baik dan buruknya cermati sendiri. Setuju atau tidak dengan "Sikap Kementerian Kominfo dalam Menyikapi Peningkatan Maraknya Penyalah-Gunaan Layanan Internet" itu terserah para pemabaca. Terima Kasih
==========================================================================
Kalau teman-teman menyambangi situs Dirjen Pos dan Telekomunikasi dari kemarin, maka teman-teman akan menemukan sebuah siaran pers bertanggal 11 Feb dengan judul "Sikap Kementerian Kominfo Dalam Menyikapi Peningkatan Maraknya Penyalah-Gunaan Layanan Internet"
Salah satu yang menarik di dalamnya adalah Rancangan Peraturan Menteri Kominfo tentang Konten Multimedia dimana tanggapan, komentar, kritik, saran hingga tanggal 19 Pebruari 2010 melalui alamat email gatot_b@postel.go.id
Kalau teman-teman membaca Rancangan Peraturan tersebut maka dapat dibaca bahwa Permen ini juga akan membidani apa yang disebut sebagai TIM KONTEN MULTIMEDIA seperti disebutkan dalam Permen:
Pasal 22
(1) Tim Konten Multimedia ditetapkan dengan Keputusan Menteri dengan jumlah anggota paling banyak 30 (tiga puluh) orang dan masa kerja 1 (satu) tahun.
(2) Tim Konten Multimedia dipimpin oleh seorang Ketua yang dijabat oleh Direktur Jenderal.
Dimana TIM ini memiliki peran, tugas dan wewenang untuk:
1. Menerima laporan/pengaduan terhadap adanya KONTEN YANG DILARANG (pasal 21)
2. Memeriksa konten yang dicurigai sebagai KONTEN TERLARANG (pasal 21)
3. Memerintahkan PENGGUNA untuk menghentikan kegiatan pembuatan, pemuatan, pentransmisian, pengumuman, dan/atau penyimpanan Konten dan menghapus Konten yang dimaksud (pasal 28)
4. Melakukan PENGHAMBATAN akses pada Konten yang dimaksud (apakah ini maksudnya BLOKIR?) (pasal 28)
5. Memerintahkan PENYELENGGARA MEM-BLOCK konten yang dilarang (pasal 29)
6. Menjatuhkan SANKSI pada PENYELENGGARA yang lalai atau sengaja mengikuti perintah block di atas (pasal 29)
SANKSI ADMINISITRATIF
Penyelenggara (penyedia layanan berbasis Teknologi Informasi), termasuk diantaranya POLITIKANA, penyedia layanan blogging, online media yang, aplikasi Web 2.0 lainnya, akan dikenakan sanksi administratif diluar sanksi pidana jika tidak mengikuti PERINTAH diatas berupa teguran tertulis, denda administratif, pembatasan kegiatan usaha, dan/atau PENCABUTAN IZIN
Penyelenggara juga diwajibkan untuk melakukan PELAPORAN TAHUNAN yang dilaporkan pada Direktur Jendral (pasal 18 ayat 1) dan terakhir peraturan menteri ini haruslah DITEMPELKAN oleh penyelenggara dan diwajibkan untuk dibaca oleh semua penggunanya.
Sebagai perbandingan (walau tidak persis) di dalam dunia penyiaran lembaga berfungsi sama adalah Komisi Penyiaran Indonesia, sedang di dunia Media adalah Dewan Pers, keduanya menerima laporan pengaduan dan keluhan masyarakat akan konten, tapi keduanya TIDAK MEMILIKI WEWENANG UNTUK MENJATUHKAN SANKSI apalagi HINGGA MENCABUT IZIN dari penyelenggara.
Enda Nasution
http://www.politikana.com/baca/2010/02/12/selamat-datang-lembaga-sensor-internet-indonesia.html
==========================================================================
Kalau teman-teman menyambangi situs Dirjen Pos dan Telekomunikasi dari kemarin, maka teman-teman akan menemukan sebuah siaran pers bertanggal 11 Feb dengan judul "Sikap Kementerian Kominfo Dalam Menyikapi Peningkatan Maraknya Penyalah-Gunaan Layanan Internet"
Salah satu yang menarik di dalamnya adalah Rancangan Peraturan Menteri Kominfo tentang Konten Multimedia dimana tanggapan, komentar, kritik, saran hingga tanggal 19 Pebruari 2010 melalui alamat email gatot_b@postel.go.id
Kalau teman-teman membaca Rancangan Peraturan tersebut maka dapat dibaca bahwa Permen ini juga akan membidani apa yang disebut sebagai TIM KONTEN MULTIMEDIA seperti disebutkan dalam Permen:
Pasal 22
(1) Tim Konten Multimedia ditetapkan dengan Keputusan Menteri dengan jumlah anggota paling banyak 30 (tiga puluh) orang dan masa kerja 1 (satu) tahun.
(2) Tim Konten Multimedia dipimpin oleh seorang Ketua yang dijabat oleh Direktur Jenderal.
Dimana TIM ini memiliki peran, tugas dan wewenang untuk:
1. Menerima laporan/pengaduan terhadap adanya KONTEN YANG DILARANG (pasal 21)
2. Memeriksa konten yang dicurigai sebagai KONTEN TERLARANG (pasal 21)
3. Memerintahkan PENGGUNA untuk menghentikan kegiatan pembuatan, pemuatan, pentransmisian, pengumuman, dan/atau penyimpanan Konten dan menghapus Konten yang dimaksud (pasal 28)
4. Melakukan PENGHAMBATAN akses pada Konten yang dimaksud (apakah ini maksudnya BLOKIR?) (pasal 28)
5. Memerintahkan PENYELENGGARA MEM-BLOCK konten yang dilarang (pasal 29)
6. Menjatuhkan SANKSI pada PENYELENGGARA yang lalai atau sengaja mengikuti perintah block di atas (pasal 29)
SANKSI ADMINISITRATIF
Penyelenggara (penyedia layanan berbasis Teknologi Informasi), termasuk diantaranya POLITIKANA, penyedia layanan blogging, online media yang, aplikasi Web 2.0 lainnya, akan dikenakan sanksi administratif diluar sanksi pidana jika tidak mengikuti PERINTAH diatas berupa teguran tertulis, denda administratif, pembatasan kegiatan usaha, dan/atau PENCABUTAN IZIN
Penyelenggara juga diwajibkan untuk melakukan PELAPORAN TAHUNAN yang dilaporkan pada Direktur Jendral (pasal 18 ayat 1) dan terakhir peraturan menteri ini haruslah DITEMPELKAN oleh penyelenggara dan diwajibkan untuk dibaca oleh semua penggunanya.
Sebagai perbandingan (walau tidak persis) di dalam dunia penyiaran lembaga berfungsi sama adalah Komisi Penyiaran Indonesia, sedang di dunia Media adalah Dewan Pers, keduanya menerima laporan pengaduan dan keluhan masyarakat akan konten, tapi keduanya TIDAK MEMILIKI WEWENANG UNTUK MENJATUHKAN SANKSI apalagi HINGGA MENCABUT IZIN dari penyelenggara.
Enda Nasution
http://www.politikana.com/baca/2010/02/12/selamat-datang-lembaga-sensor-internet-indonesia.html
Berdalih Mencegah Kepunahan, Pemerintah Akan Menjual Satwa Harimau Pada Orang Kaya
Entah saya yang kurang baca informasi di dalam negeri atau memang di dalam negeri tidak terlalu dipublikasikan, yang jelas di beberapa media terkenal Asing saya menjumpai pemberitaan yang sempat masuk headline, dan pemberitaan tersebut membuat saya tersentak kaget karena menyangkut negara dan pemerintah kita Indonesia.
Seperti diberitakan di harian asal Inggris The Telegraph dalam tajuk beritanya tersebut, Pemerintah Indonesia berencana untuk memperdagangkan satwa dilindungi harimau yang termasuk satwa langka tersebut dengan dalaih untuk melestarikannya dari kepunahan, ironi bukan. Mungkinkah pemerintah kita sudah kewalahan atau tidak punya dana lagi untuk melindungi dan melestarikannya? Atau mungkin ada faktor lain yang melatarbelakanginya?
Seperti dikutip ruanghati.com dari pemberitaan tersebut, untuk sepasang harimau pemerintah dalam hal ini Departemen Kehutanan membandrol sekitar Rp 1 Miliar. Namun tidak cukup itu saja pihak pembeli juga harus diharuskan memenuhi beberapa kriteria lainnya seperti lahan untuk hidup satwa tersebut paling tidak seluas 5 kilometer persegi. Ide ini muncul setelah ada seorang pengusaha kaya berminat membeli dan memelihara para satwa harimau tersebut, ujar Didi Wuryanto, seorang pejabat di Departemen Kehutanan kepada wartawan.
Rencana ini mengundang reaksi keras dari para pemerhati lingkungan hidup dan pencinta satwa terutama satwa langka yang sudah mendekati punah jumlahnya. Seolah langkah ini menunjukan ketidak mampuan pemerintah dalam mengelola sumber daya hayati dan seolah pemerintah cuci tangan serta tidak bertanggung jawab, ujar aktifis Green Peace Bustar Maitar.
Seperti kita ketahui bersama tahun ini merupakan tahun macan dalam kalender Cina, dan banyak orang kaya yang sangat menginginkan untuk bisa memiliki hewan prestisius tersebut walau dengan harga yang sangat mahal sekalipun. Apa jadinya hewan tersebut bila pengelolaannya diserahkan kepada umum yang mungkin masih awam dalam penanganan dan pemeliharaan satwa, apalagi yang dihadapi ini merupakan satwa liar dan buas. Bukankah perlu penanganan khusus dan tidak sembarangan.
Menurut data dari WWF hingga kini di seluruh Asia spesies harimau jumlahnya semakin sedikit tinggal sekitar 3200 ekor, lagipun ekosistem mereka sedang dalam ancaman para pemburu serta aktifitas industrialisasi hutan.
Memprihatinkan bukan rencana Pemerintah, asset alam Indonesia yang merupakan kekayaan tidak ternilai tersebut dilacurkan untuk dijual pada para orang kaya. Yang lebih bahaya dari dampak kebijakan tersebut pastinya semakin maraknya perdagangan gelap dan manipulasi untuk membenarkan kepemilikan satwa langka tersebut. (Ruanghati.com |Ref Telegraph dan China Daily)
Sumber : http://Ruanghati.com
20100208
Ulang Tahun
Setiap orang yang dilahirkan pasti akan mempunyai tanggal kelahiran, bulan kelahiran, tahun kelahiran. Hal itu pasti akan menjadi momen spesial bagi orang yang mersakannya. Artinya setiap orang itu pasti pernah berulang tahun. Atau dengan kata lain adalah mengulang tanggal kelahiran yang telah dialami beberapa tahun yang lalu. Sekali lagi, hal itu pasti merupakan hari spesial dan hari yang benar-benar ditunggu setiap tahunnya.
Dari hari yang kita tunggu itu pasti ada sesuatu yang ingin sangat spesial yang ingin kita rasakan. Apalagi ketika mengulang tanggal kelahiran di tahun ke 16, 17, 18, 19. Tahun di mana kita benar-benar merasakan indahnya hidup dengan sahabat atau kekasih tercinta. Saya hanya baru mersakan indhanya di tahun ke 17.
Oleh karena itu, pasti akantimbul pertanyaan, apa sebenarnya yang ingin kita dapatkan di hari ulang tahun kita? Mungkin banyak yang menjawab ingin bersama dengan pasangan yang kita cinta, ingin bersama teman-teman yang selalu menemani setiap waktu, ingin pergi ke tempat yang belum pernah dituju, ingin membahagiakan teman-teman dengan mentraktirnya. Atau ingin harapan kita terwujud di ulang tahun, ingin mendapat kejutan spesial dan hal lainnya yang bersifat harapan indah.
Namun mungkin hanya sedikit diantara kita yang menjawab, ingin bersama Bapak dan Ibu selama satu hari penuh. Mengapa bisa demikian? Karena kebanyakan orang bepikir bahwa kita lebih sering berada bersama teman dibandingkan Ibu dan Bapak kita. Namun pernahkah kita berpikir bahwa sebenarnya siapa yang paling sering menunggu kita pulang ke rumah disaat kita bersama teman-teman? Siapa yang paling sering tidak tidur ketika kita belum berada di rumah hingga larut malam? Siapa yang akan membukakan pintu ketika kita tidak membawa kunci rumah saat pulang? Jawabannya pasti Ibu, Ibu, dan Ibu.
Kembali ke-Ulang Tahun, timbul pula pertanyaan:
1. Siapa yang paling bahagia ketika kita lahir beberapa tahun yang lalu?
2. Siapa yang menemani kita saat kita akan lahir?
3. Siapa yang paling banyak berkorban demi kita supaya dapat merasakan berulang tahun?
4. Siapa pula yang akan memberitahukan kita mana yang salah dan mana yang benar?
Jawabannya pasti lagi-lagi, Ibu,Ibu,Ibu dan Bapak.
Lalu siapa yang memberikan uang kepada kita untuk merayakan ulang tahun bersama teman-teman? Pasti Ibu dan Bapak kita. Mereka selalu ingin melihat kita bahagia. Ya, walaupun disaat kita ulang tahun, kita tidak bersamanya.
Setelah itu, apakah kita sudah berterima kasih kepada Ibu dan Bapak kita? APakah kita sudah mengucapkan Maaf kepada Ibu dan Bapak kita? Apakah kita sudah mengucapkan cinta kepada Ibu dan Bapak kita seperti kita mengucapkan cinta kepada pasangan kita?
Saya sendiri jujur masih malu untuk mengatakannya kepada Ibu dan Bapak.
Terima Kasih Ibu, Bapak..
Aku Mohon Maaf Ibu, Bapak..
Aku Cinta kalian..
Dan hari ini, Senin, 8 Februari 2010. Kakak saya Darayani Nurul Shabrina berulang tahun yang ke 20. Semoga menjadi orang yang berbakti kepada Ibu dan Bapak,bermanfaat dan Sukses selalu. Amin
SELAMAT ULANG TAHUN DARA !!!
Dari hari yang kita tunggu itu pasti ada sesuatu yang ingin sangat spesial yang ingin kita rasakan. Apalagi ketika mengulang tanggal kelahiran di tahun ke 16, 17, 18, 19. Tahun di mana kita benar-benar merasakan indahnya hidup dengan sahabat atau kekasih tercinta. Saya hanya baru mersakan indhanya di tahun ke 17.
Oleh karena itu, pasti akantimbul pertanyaan, apa sebenarnya yang ingin kita dapatkan di hari ulang tahun kita? Mungkin banyak yang menjawab ingin bersama dengan pasangan yang kita cinta, ingin bersama teman-teman yang selalu menemani setiap waktu, ingin pergi ke tempat yang belum pernah dituju, ingin membahagiakan teman-teman dengan mentraktirnya. Atau ingin harapan kita terwujud di ulang tahun, ingin mendapat kejutan spesial dan hal lainnya yang bersifat harapan indah.
Namun mungkin hanya sedikit diantara kita yang menjawab, ingin bersama Bapak dan Ibu selama satu hari penuh. Mengapa bisa demikian? Karena kebanyakan orang bepikir bahwa kita lebih sering berada bersama teman dibandingkan Ibu dan Bapak kita. Namun pernahkah kita berpikir bahwa sebenarnya siapa yang paling sering menunggu kita pulang ke rumah disaat kita bersama teman-teman? Siapa yang paling sering tidak tidur ketika kita belum berada di rumah hingga larut malam? Siapa yang akan membukakan pintu ketika kita tidak membawa kunci rumah saat pulang? Jawabannya pasti Ibu, Ibu, dan Ibu.
Kembali ke-Ulang Tahun, timbul pula pertanyaan:
1. Siapa yang paling bahagia ketika kita lahir beberapa tahun yang lalu?
2. Siapa yang menemani kita saat kita akan lahir?
3. Siapa yang paling banyak berkorban demi kita supaya dapat merasakan berulang tahun?
4. Siapa pula yang akan memberitahukan kita mana yang salah dan mana yang benar?
Jawabannya pasti lagi-lagi, Ibu,Ibu,Ibu dan Bapak.
Lalu siapa yang memberikan uang kepada kita untuk merayakan ulang tahun bersama teman-teman? Pasti Ibu dan Bapak kita. Mereka selalu ingin melihat kita bahagia. Ya, walaupun disaat kita ulang tahun, kita tidak bersamanya.
Setelah itu, apakah kita sudah berterima kasih kepada Ibu dan Bapak kita? APakah kita sudah mengucapkan Maaf kepada Ibu dan Bapak kita? Apakah kita sudah mengucapkan cinta kepada Ibu dan Bapak kita seperti kita mengucapkan cinta kepada pasangan kita?
Saya sendiri jujur masih malu untuk mengatakannya kepada Ibu dan Bapak.
Terima Kasih Ibu, Bapak..
Aku Mohon Maaf Ibu, Bapak..
Aku Cinta kalian..
Dan hari ini, Senin, 8 Februari 2010. Kakak saya Darayani Nurul Shabrina berulang tahun yang ke 20. Semoga menjadi orang yang berbakti kepada Ibu dan Bapak,bermanfaat dan Sukses selalu. Amin
SELAMAT ULANG TAHUN DARA !!!
20100205
Hehehehehe...:>>
Aku Suka Kamu.
Mungkin Kamu Bisa Menjadi Sebuah Alasan Mengapa Saya Harus Kuliah di ITB.
Mungkin Kamu Bisa Menjadi Sebuah Alasan Mengapa Saya Harus Kuliah di ITB.
20100204
Fokus brad!!
Masa SMA
Masa di mana menjadi dasar pengalaman hidup yang tidak akan terlupakan nantinya.
Tidaklah cukup 3 Tahun untuk menjadi dasar kehidupan.
Tidaklah cukup 3 Tahun untuk menjadi dasar untuk menggenggam dunia.
Tidak, bukan 3 tahun.
Dikurangi dengan bebas selama 3 Bulan setelah si 5 Hari datang.
3 tahun yang bila diuraikan menjadi 36 Bulan, harus dikurangi dengan 3Bulan.
33 Bulan akhirnya.
Masih belum, ada yang harus dikurangkan pada 33 Bulan itu.
Hari Minggu...
Ya, hari Minggu...
Apabila dirata--ratakan. Maka 1 tahun sama dengan 52 Minggu berdasarkan ketentuan Internasional.
Maka, 52 Minggu itu sama dengan 1 Bulan 22 Hari.
Secara terpaksa, 33 Bulan harus dikurangi dengan 1 Bulan 22 hari.
Bersisa 31 Bulan 8 Hari.
Belum selesai hitungannya kawan.
Mari kita lihat ada berapa hari libur selama Juli - Desember di Tahun 2007.
Hanya 8 Hari.
Maka sisanya adalah 31 Bulan
Setelah libur di tahun 2007, mari kita melihat kembali kalender di Tahun 2008.
Liburnya adalah 23 hari
Maka sisanya adalah 30 Bulan 7 hari.
Belum selesai, kita lihat kalender 2009.
Liburnya 21 Hari.
Maka sisanya adalah 29 Bulan 16 Hari.
Sekarang kita lihat Bulan Januari sampai Maret 2010.
Hanya 4 hari libur.
Walupun begitu tetap mengurangi waktu belajar selama berseragam putih abu menjadi 29 bulan 12 Hari.
Jadi, waktu belajar berseragam hanya 29 Bulan 12 hari?
Masih ada yang harus dikurangi. Ingat libur semester?
Kita bulatkan saja, ada 5 semester yang harus dihadapi. Libur selama 1 Semester adalah 2 Minggu. Maka hari libur untuk 5 semester adalah 10 Minggu.
10 minggu sama dengan 2 Bulan 14 hari.
Mari kita kurangkan 29 Bulan 12 Hari dengan 2 Bulan 14 Hari.
Sisanya 27 Bulan 28 Hari.
Hanya 27 Bulan 28 Hari atau 2 Tahun 3 Bulan 28 Hari.
Namun ingatkah berapa jam duduk di ruangan kelas menggunakan seragam putih abu?
Hanya 6 Jam saudara-saudara. Hal ini sama saja dengan 36 Jam/Minggu. Atau sama dengan 154 Jam/Bulan. Sama dengan 6 Hari/Bulan. Apabila dalam satu tahun maka akan mendapatkan hanya 72 Hari.
72 hari dalam satu tahun berseragam putih abu dan duduk di bangku kelas.
Dan apabila kita menggunakan hitungan jam tersebut ke dalam 2 Tahun 3 bulan 28 Hari yang telah kita dapatkan. Kita hanya belajar selama 169 Hari.
Kita belajar di sekolah hanya 169 Hari.
Tidak percaya? berikut hitungannya.
Belajar selama 6 Hari dalam 1 bulan, maka dalam 27 Bulan kita belajar selama 162 hari.
1 Hari itu belajar di sekolah hanya 6 Jam, maka dalam 28 hari kita belajar hanya 168 Jam.
168 Jam sama dengan 7 Hari.
Maka, 162 Hari + 7 hari = 169 Hari.
Belajar di Sekolah hanya 169 hari saudara-saudara. Tidak sampai 1 Tahun..
Kita belum menghitung berapa jam selama satu hari kita tidak fokus dalam pembelajaran.
Kita belum menghitung berapa hari dalam satu bulan, guru-guru mengadakan rapat.
Kita belum menghitung berpa jam guru yang tidak mengajar.
Jadi, apakah cukup selama 169 hari menjadi dasar bekal untuk hidup kedepannya?
Tidaklah cukup 3 Tahun untuk menjadi dasar kehidupan.
Tidaklah cukup 3 Tahun untuk menjadi dasar untuk menggenggam dunia.
Tidak, bukan 3 tahun.
Dikurangi dengan bebas selama 3 Bulan setelah si 5 Hari datang.
3 tahun yang bila diuraikan menjadi 36 Bulan, harus dikurangi dengan 3Bulan.
33 Bulan akhirnya.
Masih belum, ada yang harus dikurangkan pada 33 Bulan itu.
Hari Minggu...
Ya, hari Minggu...
Apabila dirata--ratakan. Maka 1 tahun sama dengan 52 Minggu berdasarkan ketentuan Internasional.
Maka, 52 Minggu itu sama dengan 1 Bulan 22 Hari.
Secara terpaksa, 33 Bulan harus dikurangi dengan 1 Bulan 22 hari.
Bersisa 31 Bulan 8 Hari.
Belum selesai hitungannya kawan.
Mari kita lihat ada berapa hari libur selama Juli - Desember di Tahun 2007.
Hanya 8 Hari.
Maka sisanya adalah 31 Bulan
Setelah libur di tahun 2007, mari kita melihat kembali kalender di Tahun 2008.
Liburnya adalah 23 hari
Maka sisanya adalah 30 Bulan 7 hari.
Belum selesai, kita lihat kalender 2009.
Liburnya 21 Hari.
Maka sisanya adalah 29 Bulan 16 Hari.
Sekarang kita lihat Bulan Januari sampai Maret 2010.
Hanya 4 hari libur.
Walupun begitu tetap mengurangi waktu belajar selama berseragam putih abu menjadi 29 bulan 12 Hari.
Jadi, waktu belajar berseragam hanya 29 Bulan 12 hari?
Masih ada yang harus dikurangi. Ingat libur semester?
Kita bulatkan saja, ada 5 semester yang harus dihadapi. Libur selama 1 Semester adalah 2 Minggu. Maka hari libur untuk 5 semester adalah 10 Minggu.
10 minggu sama dengan 2 Bulan 14 hari.
Mari kita kurangkan 29 Bulan 12 Hari dengan 2 Bulan 14 Hari.
Sisanya 27 Bulan 28 Hari.
Hanya 27 Bulan 28 Hari atau 2 Tahun 3 Bulan 28 Hari.
Namun ingatkah berapa jam duduk di ruangan kelas menggunakan seragam putih abu?
Hanya 6 Jam saudara-saudara. Hal ini sama saja dengan 36 Jam/Minggu. Atau sama dengan 154 Jam/Bulan. Sama dengan 6 Hari/Bulan. Apabila dalam satu tahun maka akan mendapatkan hanya 72 Hari.
72 hari dalam satu tahun berseragam putih abu dan duduk di bangku kelas.
Dan apabila kita menggunakan hitungan jam tersebut ke dalam 2 Tahun 3 bulan 28 Hari yang telah kita dapatkan. Kita hanya belajar selama 169 Hari.
Kita belajar di sekolah hanya 169 Hari.
Tidak percaya? berikut hitungannya.
Belajar selama 6 Hari dalam 1 bulan, maka dalam 27 Bulan kita belajar selama 162 hari.
1 Hari itu belajar di sekolah hanya 6 Jam, maka dalam 28 hari kita belajar hanya 168 Jam.
168 Jam sama dengan 7 Hari.
Maka, 162 Hari + 7 hari = 169 Hari.
Belajar di Sekolah hanya 169 hari saudara-saudara. Tidak sampai 1 Tahun..
Kita belum menghitung berapa jam selama satu hari kita tidak fokus dalam pembelajaran.
Kita belum menghitung berapa hari dalam satu bulan, guru-guru mengadakan rapat.
Kita belum menghitung berpa jam guru yang tidak mengajar.
Jadi, apakah cukup selama 169 hari menjadi dasar bekal untuk hidup kedepannya?
20100203
Kepuasan

Hidup itu begitu sempit. Dua orang manusia hanya bisa hidup dalam satu lapangan bola yang dibagi dua.
Hidup itu begitu kecil. Dua orang manusia hanya bisa terlihat kecil dilihat dari luar lapangan bola.
Hidup itu harus berbagi. Untuk mendapatkan keseimbangan dalam menjalaninya.
Hidup itu adalah bagaimana menyiasati kepuasan.
Langganan:
Postingan (Atom)
