20120202

Melihat Jiwa!

Ada jiwa yang sedang bermain jauh sekali hari ini. 
Jiwa yg sedang bermain itu adalah jiwa yg selalu rindu rintik hujan di sore hari. Aku belum sempat menitipkan salam padanya.
Semoga dia mengerti dan menyampaikan rinduku untuk seorang perempuan sombong di gang sebelah. Aku ingin berbincang dengannya. :)

Ah, tiba-tiba saja ada sekolompok jiwa orang lain sedang mengunjungiku.
Jiwa-jiwa dari luar berlarian masuk ke kamarku. Ah, di luar kan hujan. Mereka malah berdansa di atas karpet kamarku.
Seakan mereka tak melihatku yg sedang menikmati musik saat itu. Sungguh mengganggu, tapi dansa mereka sangatlah cantik.
Ada tiga pasangan yang berdansa. Ke tiga pria itu semuanya menggunakan setelan jas hitam-hitam dengan dasi kupu-kupu. Penampilannya klimis.
Pasangannya menggunakan gaun. Wanita prtama menggunakan gaun berwarna kuning. Gaun yg bagian bawahnya mengembang. Cantik, rambutnya pirang!
Wanita kedua, dia selalu tersenyum. Warna rambutnya cokelat kemerahan. Panjangnya sepinggang. Menggunakan gaun merah yg anggun.
Yang ketiga, nampaknya dia yg tertua dari kedua org yg lain. Terpancar aura yg berbeda dari wajahnya. Gaunnya warna biru laut selutut.
Karpetku mulai terlihat basah. Wanita bergaun merah itu paling basah. Tidak! Jangan injak rokoku.
Nampaknya aku tak asing dengan wajah si gaun merah. Ya! Itu si nona sombong yg dulu sempat dekat denganku. Pantas dia slalu melihat padaku.

Jiwa-jiwanya mengunjungiku hari ini. Terima kasih nona sombong.


Gang Timor-Timur, 16 Januari 2012





Tidak ada komentar:

Posting Komentar