Tidak banyak yang tahu akan kejadian longsor yang menimpa daerah Cibago Hilir, Desa Mayang, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang. Saya mendapatkan kabar daerah tersebut terjadi bencana dari email yang dikirim seorang teman. Teman saya mendapatkan kabar duka tersebut langsung dari Polisi Hutan setempat dari HT nya.
18.30 WIB Sabtu (09/01) email itu masuk. Saya kira hanya email iseng dari teman. Jadi saya abaikan saja karena pada saat itu Persib akan bermain menjamu Persija di kandangnya yang tanpa penonton. Walaupun hasilnya seri. Ketika sedang menonton itulah saya mendapat kepastian kejadian longsor itu dari tiga sms yang masuk dari teman di TIM PAKSA yang berisi ajakan untuk langsung meluncur ke TKP hari Minggu (10/01) paginya. Saya balas semua sms tersebut dengankonfirmasi bahwasaya join ke TKP.
Besok paginya, bermodalkan satu golok yang tidak terlalu tajam untuk menggorok leher, satu botol air mineral 1,5 liter dan satu bungkus roti saya berangkat bersama lima orang lainya untuk menyusul teman-teman yang sudah terlbih dahulu berada di TKP.
Sampai di TKP, kami bergabung dengan yang lainnya untuk sharing seputar kejadian. Bersumber dari korban, longsor terjadi pukul 16.30 WIB hari Sabtu (09/01). Kejadian tersebut tidak ada korban nyawa, "hanya" hancurnya satu rumah dan satu warung sampai tidak bersisa. Setelah merasa cukup sharing bersama yang lainnya, saya bersama lima orang lainnya langsung menelusuri sungai yang merupakan hasil dari luapan air yang tak terbendung oleh serapan pohon-pohon yang ditebangi untuk menuju ke sumber longsor tersebut terjadi. Miris memang, melihat sawah-sawah yang benar-benar tertimbun lumpur dan bebatuan dari gunung.
Dapat disimpulkan, longsor tersebut terjadi karena peralihan fungsi hutan gunung menjadi perkebunan dan pesawahan oleh penduduk sekitar. Pohon-pohon ditebangi untuk mencari sumber penghidupan. Setelah bencana terjadi, siapa sebenarnya yang patut disalahkan?
Dihimbau untuk masyarakat Kabupaten Subang yang ingin memberikan sumbangan ataupun sembako untuk menyerahkan langsung kepada korban. Karena dari informasi yang berhasil TIM PAKSA himpun, sumbangan yang dikumpulkan dari masyarakat di Balai Desa tidak sampai kepada korban bencana (hingga tulisan ini dipublikasikan).
Untuk informasi selanjutnya bisa menghubungi :
- TIM PAKSA (jalan Arief Rahman Hakim No.18]
CP : Zeally Akbar (085295450990), Deby R (02609102725)
- HPPA WANA PUTERA (Pencinta Alam SMA Negeri 1 Subang)
CP : Gelar C (085295787398)
- HPPA WANA RIMBA (Pencinta Alam SMA Negeri 3 Subang)
CP : Afrizal WOW (02609166025)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar