Tidak ada yang akan mengetahui kapan ajal menjemput. Sebagian orang mungkin berpikir, kenapa Alloh SWT mengambil nyawa mbah Surip yang sedang menikmati masa-masa kejayaannyadi dunia? Jawabannya tentu saja hanya Alloh yang tahu.
Dari berita yang saya dapatkan, mbah surip meninggal
sekitar pukul 10.30 WIB hari Selasa (04/10). Meninggalnya mbah Surip diduga karena kecapean. Jadwal yang padat tanpa diseimbangi pola makan yang benar. Dan mungkin juga terlalu banyak mengkonsumsi Kopi (hahah). Atau bisa juga karena mbah Surip terlalu baik. Terlalu baik karena mau menggendong para wanitanya kemana-mana..
Berikut penuturan dari anak mbah Surip yang merasakan adanya pertanda bahwa mbah Surip akan meninggalkan dirinya:
Seperti hendak memberikan pertanda, Mbah Surip yang seumur hidup selalu menolak berobat ke dokter, sesaat sebelum kematiannya meminta diantar ke dokter.
"Tumben, Mbah Surip mau ke dokter. Biasanya dia anti dengan dokter. Aku enggak tahu kenapa tiba-tiba dia mau ke dokter," tutur anak Mbah Surip, Cucu Lestari, ditemui di kediaman Mamiek 'Srimulat', Jalan Kerja Bakti I, RT2/4 No 68, Kampung Makasar, Jakarta Timur, Selasa (4/8/2009).
Menurut Cucu, Senin, 3 Agustus 2009, kemarin, ketika pulang Mbah Surip berjalan sempoyongan. Untuk berjalan, Mbah Surip dibopong anaknya, Farid.
"Aku tanya, 'Kenapa Mbah?". Dia bilang, 'Enggak enak badan saja, paling cuma masuk angin'. Selain itu, Mbah juga merasa napas dan dadanya sakit," beber Cucu.
Selain tumben minta berobat ke dokter, pria berambut gimbal itu juga melakoni hal yang sebelumnya tak pernah dia lakukan.
"Kemarin waktu datang, dia langsung masuk ke kamar mandi dan tidur. Tidur pulas di kasur. Biasanya dia tidak pernah tidur di kasur. Biasanya kalau pulang, dia menyalakan tv dan tidur di lantai," cerita Cucu.
Mbah Surip meninggal Selasa (4/8/2009) pukul 10.30 dalam perjalanan ke rumah sakit. Saat meninggal, penyanyi yang mendadak kaya itu masih mengenakan topi rasta ciri khasnya.
"Saat meninggal dan tiba di rumah sakit, Mbah Surip masih memakai topi khasnya. Berbaju cokelat muda dan bercelana pendek," ungkap Dr Satyaningtyas dari Pusdikkes Ditkesat, Selasa (4/8/2009).
Menurut dia, jenazah Mbah Surip ketika tiba di rumah sakit dengan kondisi wajah membiru, pupil mata besar dan dari mulutnya keluar air liur serta sedikit berbusa.
"Kami tidak lakukan autopsi karena harus ada permintaan dari keluarga," ujar Dr Satyaningtyas.
Penyanyi berusia 60 tahun yang bergaya ala Bob Marley itu kemungkinan besar terkena serangan jantung. Dia juga sempat diare dan kecapekan. Ada kemungkinan dehidrasi.
"Kita melakuan RJP (resusitasi jantung paru) dan bantuan pernapasan, tapi tidak ada respons," imbuhnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar