20210116

C.H.R.I.S.Y.E.

Hari ini saya baru tahu kalau Diskoria dan Laleilmanino ngeproduce lagu dengan judul C.H.R.I.S.Y.E dan dirilis tanggal 15 Januari 2021 kemarin dengan vokalis Eva Celia. Tentunya langsung saya klik tautan yang ngarahin ke lagu tersebut. Waw, Laleilmanino belum pernah ngecewain saya dalam hal produksi musik. Nuansa disko dan citypopnya sangat bisa dinikmati oleh kuping saya. 


Oh iya, ini bukan postingan buat review lagunya, siapa aing? Hahaha. Kalau urusan lagu, cuman bisa komen nikmat gak nikmat doang masuk ke kuping. Saya pengen sedikit cerita antara CHRISYE dan saya. Ada momen yang berharga dari lagu-lagunya Chrisye. Saya bukan seorang fans Chrisye, tapi selalu antusias kalau ada hal-hal terkait Chrisye yang dirilis.

Pernah denger kalau musik itu bisa jadi mesin waktu? Ada dua musisi yang bisa bikin saya kembali ke masa lalu lengkap dengan aroma dan suasana saat lagu mereka diputar. Yang pertama lagu-lagunya Chrisye, yang kedua empat lagu pertamanya Payung Teduh yang dirilis seadanya di Youtube. Saya pengen cerita sedikit tentang yang pertama, Chrisye. 

Jarang sekali saya memainkan lagu-lagunya Chrisye dengan sengaja. Tapi kalau secara gak sengaja denger lagunya diputar di speaker pusat perbelanjaan atau minimarket, secara mistis muncul aroma dashboard mobil yang kena AC dengan hujan di luar mobil. Hadi kecil yang sering ikut Bapak dan Ibu belanja keperluan dagangan ke Jakarta muncul dibenak sekejap begitu saja.

Hal tersebut tejadi kayaknya karena seringnya Bapak nyetel lagu-lagunya di player mobil. Tapi karena seringnya, jadi membekas banget di memori. Ketika memori itu ketrigger dewasa ini, jadi hal yang menyenangkan. Karena saya gak bisa dan gak biasa ngobrol sama Bapak. Jadi ketika bisa terbang ke dalam adegan di dalam mobil dalam perjalanan pulang dari Jakarta itu sungguh sangat menyenangkan. 

Biasanya saya yang duduk di kursi penumpang samping supir. Ibu yang duduk di belakang supaya bisa nyaman tidur untuk menghindari Bapak yang selalu ngebut kalau bawa mobil. Lilin-lilin kecil di dalam mobil yang dingin. Kidung yang bersaut dengan suara hujan yang menerobos kaca jendela. Walaupun kami saling diam, tapi lagunya Chrisye yang membangun komunikasi hingga saat ini saya masih inget momen itu. 

Anyway, terima kasih almarhum Chrisye, semoga ditempatkan di sisi-Nya. Dan lagu-lagunya, semoga bisa memberikan memori dan menjadi mesin waktu untuk banyak orang lain.  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar