20140408

Surah Al-Fatihah (Pembuka)


Surah al-Fatihah merupakan surat pertama pada al-Qur'an yang merupakan surah Makkiyyah yang terdiri dari 7 ayat.
Arti per ayat surah al-Fatihah
  1. Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang.
  2. Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam,
  3. Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang,
  4. Pemilik hari pembalasan.
  5. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan
  6. Tunjukilah kami jalan yang lurus,
  7. (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya; bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.
Keutamaan Surah Al-Fatihah
Beberapa keutaman Surah Al-Fatihah yang dirangkum oleh DR. Ahmad Hatta, MA pada “Tafsir Qur’an Per Kata” yang diterbitkan oleh Maghfirah Pustaka.

1. Surah Yang Paling Agung di dalam Al-Qur’an
Abu Sa’id bin Mu’alla berkata, “Pada suatu hari, aku sedang shalat di masjid. Selesai shalat, aku dipanggil Rasulullah saw.Kemudian, Rasulullah saw. pun bersabda, ‘Aku akan mengajarkanmu sebuah surah yang teragung di dalam al-Qur’an sebelum engkau keluar dari masjid.’
Aku bertanya, ‘Surah apakah itu, wahai Rasulullah?’
Rasulullah saw. kembali bersabda, ‘(Ia adalah surah) Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Ia adalah tujuh ayat yang diulang-ulang (dalam setiap rakaat-Peny.) dan al-Qur’an yang agung yang diberikan kepadakau.’”
(HR. Bukhari, Abu Dawud, dan Nasa’i)

2. Surah yang Paling Utama di dalam al-Qur’an.
Abu Hurairah meriwayatkan bahwasanya Rasulullah saw. bersabda “Alhamdulillahi Rabbil’Alamin adalah Umm al-Qur’an, Umm al-Kitab, as-Sab’ul Matsani, al-Qur’an al-Azhim, ash-Shalat, asy-Syifa, dan ar-Ruqyah.”
(HR. Tirmidzi)

3. Surah yang di dalamnya termaktub munajat antara hamba dan Allah swt.
Abu Hurairah mengatakan bahwa suatu saat Rasulullah saw. bersabda, “Allah telah berfirman, ‘Aku telah membagi (kandungan makna) surah al-Fatihah untuk-Ku dan untuk hamba-Ku menjadi dua bagian, dan Aku akan mengabulkan apa yang hamba-Ku pinta.’
Apabila dia membaca, ‘Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam’,
Allah akan membalasnya dengan berfirman, ‘Hamba-Ku telah memuji-Ku.’
Apabila dia membaca, ‘Zat Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang’,
Allah berfirman, ‘Hamba-Ku telah memuji-Ku.’
Apabila dia membaca, ‘Yang menguasi di Hari Pembalasan,’ Allah berfirman, ‘Hambaku telah mengagungkan-Ku,’
lalu Allah berfirman sekali lagi, ‘Hamba-Ku telah memasrahkan urusannya kepada-Ku.’
Apabila dia membaca, ‘Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan’,
Allah berfirman, ‘Ini adalah urusan antara Aku dan hamba-Ku, dan Aku akan mengabulkan apa yang hamba-Ku pinta,’
Apabila dia membaca, ‘Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat (iman) kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat’,
Allah berfirman, ‘Ini adalah untuk hamba-Ku, dan dia akan mendapatkan apa yang dia pinta.’
(HR. Muslim, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, dan Ibnu Majah)

Referensi:
DR. Ahmad Hatta, MA. Tafsir Qur’an Per Kata. Maghfirah Pustaka.
http://jendelaloteng.blogdetik.com/2014/04/07/6/ 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar