Banyak perbedaan yang begitu terasa selama tiga bulan terkahir ini. Sebuah perjalanan waktu yang bisa dibilang sangat singkat. Iya, tiga bulan. Kurang malah. Tak lebih dari 90 hari. Bisa dibilang selama tiga bulan terkahir ini aku kembali ke kehidupan sekitar tiga tahun yang lalu. Yang mana berinteraksi dengan orang lain merupakan suatu keharusan, bukan kebutuhan.
Keharusan, ada unsur keterpaksaan di dalamnya. Kebutuhan, di situ hanya berbicara sebuah pilihan.
Untuk sementara ini (bila dibandingkan dengan dua tahun terkahir), jelas aku lebih merasa nyaman dengan kata kebutuhan. Ketika aku bisa memilih apa yang akan aku lakukan dengan lepas. Jelas nyaman ketika tak ada batasan dan kepura-puraan dalam berinteraksi. Tak perlu mengatur pembicaraan. Tak perlu mengatur janji untuk membicarakan sesuatu dengan manusia lain. Lepas. Begitu sajalah yang nyaman menurutku.
Tapi kata orang-orang banyak bukankah kehidupan di luar sana memang seperti melaksanakan suatu keharusan? Yang walaupun ada keterpaksaan dalam melakukannya harus lah dilakukan. Yang ketika harus berinteraksi dengan manusia lain ada unsur kepura-puraan di dalamnya.
Jujur saja, aku lebih nyaman dengan hal yang mengalir begitu saja. Yang tak harus direncanakan terlalu matang. Toh kejutan-kejutan yang akan tercipta akan membuat semuanya lebih menarik.
Cukuplah, sebelum lebih panjang lagi bercerita. Nanti malah terlalu banyak mengeluhnya. Malu dengan mereka yang sudah menjalaninya selama bertahun-tahun. Tapi mungkin mereka memang nyaman dengan keadaan seperti itu. Ataupun aku sendiri yang berbeda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar