20120919

Tersenyumlah...

Ah, sudah lama aku tak melihat senyum darimu. Senyum terakhir yang aku ingat dari kamu. Iya, di pagi itu, ketika aku baru turun dari kereta malam Yogya-Bandung. Dan kamu masih mengenakan pakaian tidurmu. Kita bertemu di depan gang sempit, di pinggir jalan yang masih basah oleh embun.

Aku sempat menunggu di atas trotoar. Tak lama kemudian kamu datang. Dengan senyum yang biasa kamu berikan ketika aku menjengukmu. Dan setelah kita berhadapan, kau langsung mengacak rambutku. "Gondrong..", kamu bilang begitu. Aku hanya bisa terkekeh. Tak kukira, aku harus merindu dengan usapan tanganmu di rambutku begitu lama. 

Ah, sudah lama aku tak melihat senyum darimu. Tersenyum lah lagi untukku....:) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar