Sendiri menikmati kepuasan batin
Tak ada suara bising mesin-mesin kehidupan
Aku hanya dikelilingi awan-awan putih
Yang diterpa secercah cahaya matahari sore
Burung-burung kecil saling menyapa
Saling menyapa dengan binatang yang lain
Terasa begitu damai
Sampai akhirnya kabut tipis pun menghampiri ku
Dengan lembutnya dia menyapaku
Membuat binatang-binatang itu cemburu
Dan pergi meninggalkanku
Hanya bersisa suara tabrakan awan-awan
Yang berusaha saling terdepan dalam membawa air kehidupan
Tak adalagi cahaya matahari
Digantikan oleh rintik hujan yang kian banyak
Batu tempat aku menulis puisi inipun basah
Akupun pergi meninggalkan semua sumber kedamaian hidup itu
Dengan meninggalkan sedikit ketakutan
Terima kasih atas alasan yang telah membuat ku mencoret selembar kertas basah ini..
22 Mei 2010
Puncak Tampomas, 1684 mdpl
LUTHFIL HADI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar